Selasa, 20 September 2011

Gambaran Pengetahuan Ibu Nifas Tentang Bounding Attachment

BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

Seorang bayi yang baru lahir mempunyai kemampuan yang banyak, misalnya bayi dapat mencium, merasa, mendengar dan melihat. Kulit mereka sangat sensitif terhadap suhu juga sentuhan dan selama 1 jam pertama, setelah melahirkan mereka sangat waspada dan siap untuk mempelajari dunia baru mereka (Utami, 2008).


Salah satu dunia baru yang mereka kenal adalah proses menyusui, menyusui adalah suatu cara yang tidak ada duanya dalam memberikan makanan yang ideal bagi pertumbuhan dan perkembangan bayi yang sehat serta mempunyai pengaruh biologis dan kejiwaan yang unik terhadap kesehatan ibu dan bayi. Menyusui merupakan bagian terpadu dari proses reproduksi yang memberikan makanan bayi secara ideal dan alamiah serta merupakan dasar biologik dan psikologik yang dibutuhkan untuk pertumbuhan (Hanifa, 1999).

Dengan pertumbuhan yang baik, diharapkan bayi tidak mengalami berbagai masalah seperti kompliksi, jika tidak ada komplikasi yang serius setelah bayi lahir dapat langsung diletakan di atas perut ibu, kontak segera ini akan sangat bermanfaat baik bagi ibu maupun bayinya karena kontak kulit dengan kulit membuat bayi tetap hangat.  

Hasil penelitian Sose, dkk (1978) menunjukan hubungan antara saat kontak ibu-bayi pertama kali tehadap lama menyusui. Bayi yang diberi kesempatan menyusu dini dengan meletakan bayi dengan kontak ke kulit setidaknya 1 jam, hasilnya 2 kali lebih lama disusui.  Selain itu dua hal penting yang tidak disadari selama ini bahwa kontak kulit bayi dan ibu penting dan bayi segera setelah lahir dapat menyusu sendiri

Hasil studi yang dilakukan oleh Utami, dkk (2004) di 18 rumah sakit yang ada di Jakarta, Bandung dan Semarang terlihat bahwa setidaknya 11 dari 30 orang ibu nifas (36%) sudah mengerti dan melakukan Bounding Attachment sedangkan sisanya 19 orang (63%) tidak dilakukan dengan alasan persalinannya dengan caesar.

Dari hasil prasurvey yang didapat di BPS ZZZ, diketahui bahwa masih banyak ibu-ibu yang kurang mengerti tentang Bounding Attachment itu sendiri.  Dimana rata-rata per bulan cakupan ibu yang melakukan bounding attachment belum mencapai separuh dari 30 orang yang di survey baru mencapai 10 orang yang melakukan bounding attachment sedangkan sisanya 20 orang belum melakukan bounding attachment. Namun cakupan pelaksanaan tersebut dapat berjalan dan tercapai jika ada mahasiswa yang melaksanakan praktek kebidanan. 

1.2   Identifikasi Masalah
1)      Diketahui bahwa rata-rata cakupan per bulan ibu yang melakukan bounding attachment belum mencapai separuh yaitu 50%.
2)      Di BPS ZZZ masih banyak ibu-ibu yang setelah melahirkan dipisahan langsung oleh bayinya.

1.3   Masalah dan Perumusan Masalah
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah “Bagaimanakah pengetahuaan ibu Nifas di BPS ZZZ tentang Bounding Attachment?”.

1.4   Ruang Lingkup
Adapun yang menjadi ruang lingkup dari penelitian tentang Bounding Attachment di BPS ZZZ adalah:
1)     Jenis penelitian            :  Deskritif
2)     Subyek penelitian        :  Ibu-ibu nifas di BPS ZZZ
3)     Obyek Penelitian         :  Pengetahuaan tentang Bounding Attachment
4)     Tempat penelitian        :  BPS ZZZ
5)     Waktu penelitian         : November 2008

1.5   Tujuan penelitian
1.5.1        Tujuan umum
Untuk mengetahui gambaran pengetahuaan ibu Nifas tentang Bounding Attachment di BPS ZZZ.
1.5.2        Tujuan Khusus
1)      Untuk mengetahui cakupan pelaksanaan Bounding Attachment di BPS ZZZ.
2)      Untuk mengetahui pengetahuan ibu nifas tentang pengertian Bounding Attachment
3)      Untuk mengetahui pengetahuan ibu nifas tentang manfaat Bounding Attachment.
4)      Untuk mengetahui pengetahuan ibu nifas tentang elemen-elemen Bounding Attachment.  

1.6   Manfaat Penelitian
1.6.1        Bagi Ibu Nifas
Bagi ibu Nifas khususnya ibu-ibu Nifas di BPS ZZZ, diharapkan dapat menambah wawasan pengetahuan tentang Bounding Attachment, sehingga ibu Nifas mengerti pentingnya ikatan kasih sayang anatara ibu dan anak sejak dini.
1.6.2        Bagi Tenaga Kesehatan
Sebagai bahan masukan dalam pelayanan kesehatan khususnya, pelayanan kesehatan pada ibu dan bayi.
1.6.3        Bagi Institusi Pendidikan (Kebidanan Hampar Baiduri)
Hasil penelitian ini diharapkan dapat menambah bahan bacaan perpustakaan dan dapat menjadi masukan untuk memperluas wawasan mahasiswi kebidanan Hampar Baiduri.
1.6.4        Bagi Peneliti
Hasil penelitian ini dapat dimannfaatkan untuk bekal dalam melanjutkan pendidikan kebiidanan selanjutnya, serta dapat menerapkannya kepada pasien.

 Tersedia (Full Version): Pesan Sekarang

0 comments:

Poskan Komentar

ryan75800's Profile on Ping.sg