Senin, 20 Februari 2012

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Terjadinya Robekan Perineum Pada Ibu Bersalin Pervaginam

BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

Hingga saat ini bila dibandingkan negara-negara ASEAN, AKI Indonesia menempati posisi paling tinggi. Penyebab AKI tinggi ada dua faktor penyebab, yaitu medis dan akses ke pelayanan kesehatan. Untuk mendukung MPS yang dicanangkan WHO, pemerintah melaksanakan strategi utama adalah memberi pertolongan persalinan yang diberikan tenaga kesehatan, kedua mengupayakan komplikasi dan perdarahan ibu saat mengandung dan melahirkan dapat ditangani, ketiga mengupayakan pencegahan kehamilan yang tidak diinginkan. Mengenai target menurunkan AKI menjadi 125/100.000, agaknya sulit mencapai target tersebut (Depkes RI, 2004).

Gambaran Karakteristik Balita Dengan Gizi Kurang

BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

Sistim pembangunan kesehatan jangka panjang yaitu diarahkan pada peningkatan derajat kesehatan masyarakat dan kualitas sumber daya manusia. Untuk mempercepat pencapaian tujuan tersebut, maka dikembangkan visi pembangunan kesehatan yang dikenal dengan Indonesia sehat 2010, adapun strategi dalam mencapai Indonesia sehat 2010 adalah melalui pembangunan berwawasan kesehatan yang berorientasi pada peningkatan/pemeliharaan kesehatan (Promotif) pencegahan penyakit (Preventif) dan bukan hanya pengobatan (Kuratif) (Depkes RI, 1999).

Gambaran Pengetahuan dan Sikap Ibu Tentang Pemberian Vitamin A Pada Ibu Nifas

BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

Studi yang dilakukan Nutrition and Health Surveillance System (NHSS), dan Departemen Kesehatan (2001) menunjukkan sekitar 50% wanita yang baru saja melahirkan di Indonesia yaitu antara kelahiran 1-3 hari tidak mengkonsumsi vitamin A dengan cukup dari makanan sehari-hari. Siti Halati, Manajer Lapangan Operasional HKI, mengatakan angka kecukupan gizi (AKG) pada ibu nifas sekitar 350 Retinol Ekvivalen (RE). Angka ini dihitung dari kandungan vitamin A dalam makanan nabati atau hewani yang dikonsumsi.

Gambaran Pengetahuan Siswa/I SLTA Kelas X Tentang Perubahan Seks Remaja

BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

Tujuan pembangunan kesehatan menuju Indonesia sehat 2010 adalah meningkatkan kesadaran, kemampuan dan kemauan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal melalui terciptanya masyarakat, bangsa dan negara Indonesia yang ditandai oleh penduduknya yang hidup dengan perilaku dan dalam lingkungan sehat, memiliki kemampuan untuk menjangkau pelayanan kesehatan yang bermutu secara adil dan merata di seluruh wilayah Republik Indonesia. Pembangunan kesehatan diarahkan untuk menguatkan mutu sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan produktif serta mampu memelihara dan meningkatkan kesehatan masyarakat dengan komitmen yang tinggi  terhadap kemanusiaan dan etika dan dilaksanakan dengan semangat pemberdayaan dan kemitraan yang tinggi (Depkes RI, 2005).

Gambaran Pengetahuan Ibu Primigravida Tentang Kunjungan K4

BAB I
PENDAHULUAN

1.1        Latar Belakang

Derajat kesehatan merupakan pencerminan kesehatan perorangan, kelompok maupun masyarakat yang digambarkan dengan umur harapan hidup, mortalitas, morbiditas dan status gizi masyarakat.  Sebagai indikator dapat dilihat dari Angka Harapan Hidup waktu lahir (Lo), Angka Kematian Bayi (AKB) per 1000 KH, Angka Kematian Balita (AKABA) per 1000 KH, dan Angka Kematian Ibu Melahirkan (AKI) per 10.000 KH (Dinkes Provinsi Lampung, 2006).

Selasa, 14 Februari 2012

Karakteristik Akseptor KB Suntik Yang Mengalami Kenaikan Berat Badan

BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang Masalah

Pembangunan kependudukan di Indonesia dilakukan dengan mewujudkan Norma Keluarga Kecil Bahagia dan Sejahtera (NKKBS). Hal ini diselenggarakan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. Pembangunan antara lain dilaksanakan melalui pengendalian pertumbuhan penduduk, Keluarga Berencana (KB), dan dengan cara pengembangan kualitas penduduk, melalui perwujudan keluarga kecil berkualitas (Depkes RI, 2005).

Hubungan Pengetahuan Tentang Kanker Payudara Dengan Perilaku Melakukan Periksa Payudara Sendiri (SADARI)

BAB I
PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang

Wanita sehat merupakan wanita yang sehat seutuhnya baik tubuh, jiwa dan perilakunya dalam lingkungan dan masyarakat yang sehat.  Sehat tidak saja terbebas dari sakit tetapi dalam lingkungan sehat seutuhnya seperti jasmani, rohani dan sosial (Astuti, 2006).  Wanita memiliki rambut sebagai mahkota, namun tidak kalah penting bahwa payudara merupakan mahkota yang paling berharga bagi seorang wanita.
ryan75800's Profile on Ping.sg